Site Loader
FACEBOOK
Sukau Kayo, Lebong Atas, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu
PETA KABUPATEN LEBONG

PROFIL DESA TUNGGANG KECAMATAN LEBONG UTARA

  • Demografi

Desa Tunggang terletak pada wilayah Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan:

Sebelah utara Berbatasan dengan TNKS Air Kopras
Sebelah timur Berbatasan dengan Desa Bentangur/Talang Bunut
Sebelah selatan Berbatasan dengan Kelurahan Kampung Jawa
Sebelah barat Berbatasan dengan Ladang Palembang

Luas wilayah Desa Tunggang 1.025 Ha. Sebagian besar daerah perkampungan dan sisanya lahan pertanian berupa kebun dan sawah. Dan Desa Tunggang memiliki iklim tropis (kemarau dan hujan), sehingga sebagian besar penduduk bermatapencaharian sebagai Petani dan Buruh.

  • Keadaan Sosial

Penduduk Desa Tunggang terdiri dari Suku Rejang, Sunda, Jawa dan Batak. Jumlah penduduk 1979 jiwa, tediri dari laki-laki 993 jiwa dan perempuan 986 jiwa. Dengan tingkat pendidikan, Pekerjaan, Kepemilikan ternak dan Saran & Prasarana Desa (lihat tabel);

Tabel Tingkat Pendidikan

Tidak SekolahPra SekolahSDSLTPSMADIPLOMASARJANA
12
orang
95
orang
138
orang
85
orang
152
orang
32
orang
152
orang

Tabel Pekerjaan

PETANIBURUHPETERNAKJASAPEDAGANGPNSTNI/
POLRI
SWASTA
705
orang
327
orang
15
orang
12
orang
26
orang
85
orang
5
orang
231
orang

Tabel Kepemilikan Ternak

Ayam/Itik Kambing Ikan Sapi/Kerbau Lain-lain
200 KK 34 KK 45 KK 14 KK 10 KK

Tabel Saran & Prasarana Desa

No. Sarana/Prasarana Jumlah/Volume
1. Balai Desa 1 Unit
2. Pustu 1 Unit
3. SD Negeri 1 Unit
4. Masjid 1 Unit
5. Madrasah (MtS N) 1 Unit
6. Mushalah 2 Unit
7. Sumur Gali 15 Unit
8. Anak Sungai 230 M
9. Jalan Tanah 250 M
10. Jalan Koral 150 M
11. Jalan Poros/Hotmix 1.500 M
  • Pemeritahan Desa

Desa Tunggang dipimpin oleh seorang Kepala Desa, dan wilayah Desa dibagi menjadi 3 (tiga) dusun, pusat Desa berada di dusun I dan setiap dusun dipimpin oleh seorang Kepala Dusun.

  • Sejarah Desa

Penduduk Desa Tunggang berasal dari Lebong Lekat yang terletak di atas Desa Lebong Tambang, kemudian pindah sebelum penjajahan, mengambil tempat di pinggir sungai dekat dengan areal persawahan sebagai penunjang kehidupan. Masa lalu, penduduk terpecah menjadi 3 kelompok;

  1. Pindah ke desa Muara aman (Sadei Amen)
  2. Pindah ke Muara Aman Lebong Donok (Nangai Amen)
  3. Pindah ke Desa Air Tunggang (Sadei Tunggang)

Penduduk Desa Tunggang ada sekitar 7 kepala kelluarga yang dipimpin oleh Demong Ali (Ketua Tunggang). Demomg Alai ini dari Patih Kipandan. Untuk memecahkan masalah adat istiadat dibentuk 4 suku; Suku Adin, Suku Kelalik, Suku Sambut, Suku Sungai Lebong. Berikut tabel perkembangan Desa Tunggang:

Tahun Perkembangan
1830 Terbentuknya Desa Tunggang yang pertama kali yang dipimpin
kepala Suku Pertama yang bernama Bapak Rendo dari Suku Kelalik.
Kemudian diteruskan Greak Iman dari Suku Adin, dilanjutkan oleh
Bapak Raidi dr Suku Sambut, kemudian terpilih Bapak Ali Raha memerintah
sekitar 20 tahun, diteruskan Bapak Z. Bakri, dilanjutkan Bapak Burhanudin,
kemudian terpilih Bapak Abdurrahman, selanjutnya Ahadi
1983 Desa Tunggang dipimpin oleh kepala Desa yang bernama Haludin S.
1993 Pemilihan kepala desa baru dan terpilih Jaspin
1999 PJS Lotriana
2001 Dipimpin oleh Bapak Zulkarnaen
2010 Dipimpin oleh Bapak Indra Jaya.Desa Tunggang mendapat BLM
dari Program PNPM-MPD dengan jenis kegiatan Rabat Beton.
Pertama kali Desa Tunggang Mendapat Program PNPM-MPD
dan desa Tunggang mendapat prioritas usulan yang ke-2.
2011 Desa Tunggang mendapat BLM dari Program PNPM-MPD
dengan jenis kegiatan Rabat Beton
2012 Desa Tunggang mendapat BLM dari Program PNPM-MPD
dengan jenis kegiatan Rabat Beton
2014 Desa Tunggang mendapat BLM dari Program PNPM-MPD
dengan jenis kegiatan Rabat Beton
2015-2016 Desa Tunggang dapat bantuan Alokasi Dana Desa (ADD)
dan Dana Desa (DD)

Sumber Data: RPJMDes TA. 2017-2022

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Galeri