Site Loader
FACEBOOK
Sukau Kayo, Lebong Atas, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu

Lebong__Untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) setiap rumah tangga miskin harus memiliki kategori yang sudah ditetapkan oleh kementrian sosial yakni ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia dan disabilitas. Sejak tahun 2019 Kementrian sosial telah menerapkan pemberian bantuan berdasarkan kategori yang ada dalam keluarga pereima manfaat tersebut, hal ini tentu akan mempengaruhi jumlah bantuan yang akan diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Fitria (36) merupakan KPM PKH Desa Talang Leak I, Kecamatan Bingin Kuning, ia tercatat sebagai KPM PKH sejak tahun 2018 dan memiliki dua kategori sebagai penerima bantuan sosial PKH, namun hal itu tidak membuat ia ingin berlama-lama bertahan sebagai KPM PKH, ia lebih memilih untuk mengundurkan diri dari daftar nama sebagai KPM PKH.

“alhamdulillah saat ini keadaan keluarga kami sudah mulai membaik oleh karena itu tanpa adanya paksaan dari pihak manapun saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari PKH”jelas Fitria.

Ia berharap setetlah dirinya lepas dari daftar sebagai penerima manfaat PKH ada orang lain yang lebih layak untuk mendapatkan bantuan tersebut. Saat ini Fitria memiliki dua orang anak yang masih dalam usia sekolah, yakni satu ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan yang lainnya masih di tingkat Sekolah Dasar (SD) 

Usai menanda tanagani surat pernyataan pengunduran dirinya dari kepeseraan pkh fitria langsung menyerahkan surat tersebut kepada pendamping pkh kecamatan bingin kuning.

“saya sangat berterima kasih kepada Pendamping dan Program PKH yang telah membantu meringankan beban keluarga saya selama ini. Saya berharap teman-teman PKH dapat mendoakan saya dan keluarga agar dapat lebih baik lagi kedepannya”tutup Fitria.

Usai penanda tanganan surat pernyataan pengunduran dirinya dari kepesertaan PKH Fitria dan suami berfoto bersama pendamping PKH Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong.

Sementara itu, Pendamping PKH Kecamatan Bingin Kuning Tamrin,S,Pd.I menyampaikan bahwa dirinya sangat terharu dengan ketulusan dari KPM dampingannya yang telah mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

“saya yakin keputusan yang diambil oleh ibu Fitria dan keluarga ini akan menjai kebanggaan tersendiri bagi keluarga ibu Fitria dan kami keluarga besar PKH Kecamatan Bingin Kuning”ungkap Tamrin.

Menurut Tamrin pengunduran diri KPM PKH secara suka rela atau yang lebih dikenal dengan istilah graduasi mandiri ini sangatlah dibuthkan demi keberhasilan program PKH secara menyeluruh,karena dengan adanya KPM PKH yang mengundurkan diri ini akan menjadi contoh bagi KPM PKH lainnya yang kondisi ekonomi dan beban keluarganya tidak terlalu begitu berat lagi.  

“kami berharap, setelah ibu Fitria ini ada KPM PKH lainnya yang akan mengundurkan diri secara mandiri. Dalam setiap kegiatan P2K2 kami akan selalu berusaha mengingatkan kepada KPM PKH yang kondisi perekonomiannya sudah mulai membaik untuk mundur dari kepesertaan PKH secara mandiri”pungkas Tamrin. (MY01)

Ditulis oleh :

Supervisior PKH Kabupaten Lebong Meriyanto,S,Sos

Post Author: Bidang Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Galeri